Dampak Penyakit Difteri

By | November 30, 2017

6 Jenis Dampak Penyakit Difteri Serius Pada Anak & Dewasa

Dampak Penyakit Difteri

  1. Masalah pernafasan adalah satu diantara Dampak Penyakit Difteri serius. Dimana kondisi ini terjadi akibat bakteri penyebab difteri yang dapat menghasilkan toksin. Toksin sendiri mampu merusak jaringan di daerah infeksi langsung dan biasanya di hidung dan tenggorokan. Di tempat itu, infeksi menghasilkan membran dengan warna keabu-abuan yang keras serta tersusun dari sel-sel mati, bakteri dan zat lainnya. Partikel kecil membran bisa jatuh ke paru-paru Anda, menyebabkan peradangan paru-paru meluas dan menjadi pemicu terhalangnya kemampuan untuk bernafas. (* baca juga : faktor utama pemicu penyakit difteri
  2. Kerusakan jantung, dimana toksin difteri dapat menyebar melalui aliran darah dan merusak jaringan lain di tubuh seperti otot jantung sehingga menyebabkan komplikasi seperti pembengkakan otot jantung (miokarditis). Kerusakan jantung akibat miokarditis muncul sebagai kelainan ringan pada elektrokardiogram, atau berat yang menyebabkan pada risiko gagal jantung kongestif dan kematian mendadak.
  3. Kerusakan saraf di tenggorokan, di mana konduksi saraf yang buruk dapat menyebabkan kesulitan menelan. Saraf pada lengan dan tungkai juga bisa menjadi meradang, menyebabkan kelemahan otot. Jika toksin difteri merusak saraf yang membantu mengendalikan otot yang digunakan dalam pernapasan, otot-otot ini akhirnya bisa menjadi lumpuh.
  4. Salah satu kemungkinan komplikasi jangka panjang difteri adalah menyebabkan diafragma lumpuh. Diafragma adalah otot berbentuk kubah tebal yang memisahkan dada dari perut yang membantu Anda untuk bernapas masuk dan keluar.
  5. Gangguan pada saraf yang mengendalikan kandung kemih (disfungsi kandung kemih neurogenik). Jika kandung kemih terganggu, maka kita tidak akan mampu mengosongkan kandung kemih dengan sepenuhnya seperti biasanya. Kondisi ini sering ditandai dengan seringnya buang air kecil, output urin yang keluar sedikit, hilangnya kontrol kandung kemih dan lainnya.
  6. Difteri ganas, juga dikenal sebagai difteri hipoksia atau difteri gravis, ini adalah bentuk difteri yang sangat parah. Bahaya dari difteri ganas mendatangkan masalah pendarahan hebat dan gagal ginjal. Komplikasi yang hadir bukan hanya menjadi pertanda masalah kesehatan serius tetapi juga memperlambat pemulihan.

Demikian sedikit informasi mengenai bahaya serius penyakit difteri jika tidak diobati. Semoga artikelnya bermanfaat, salam sehat By Cara Mengobati Epilepsi

Dampak Penyakit Difteri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *