Komplikasi Bakteri Dalam Vagina

By | December 16, 2017

Tahukah Anda Tentang Komplikasi Bakteri Dalam Vagina? Ketahui disini yuk !!

Bakteri dalam vagina bisa memicu masalah serius, jika terjadi ketika adanya ketidakseimbangan bakteri normal atau sehat pada vagina. Kondisi ini dapat menyebabkan sejumlah gejala seperti perubahan pada keputihan dari segi warna, bau dan lainnya. Ketahui, ternyata ada sejumlah dampak bahaya akibat bakteri pada vagina jika tidak segera ambil perawatan yang tepat dan cepat.

6 Jenis Komplikasi Bakteri Dalam Vagina Jangka Panjang

Komplikasi Bakteri Dalam Vagina

  • Memiliki bakteri di vagina saat kehamilan tentu bisa berbahaya, dimana anda mungkin akan mengalami ketuban pecah dini di sekitar bayi yang akhirnya menyebabkan infeksi di rahim dan tentu berdampak juga pada sang bayi dalam kandungan. Kelahiran prematur pada wanita hamil dan bayi lahir dengan berat rendah juga menjadi dampak lainnya. (* simak : cara mengobati infeksi bakteri dalam vagina
  • Infeksi menular seksual seperti HIV, virus herpes simpleks, klamidia atau gonore. Jika wanita terkena HIV, bakteri vagina sangat besar dapat meningkatkan kemungkinan menyebarkan virus ke pasangannya.
  • Wanita yang memiliki bakteri vagina dapat meningkatkan risiko pengembangan infeksi pasca operasi setelah prosedur seperti histerektomi atau pelebaran dan kuretase (D&C)
  • Penyakit radang panggul mencakup infeksi saluran genital atas termasuk rahim, saluran tuba dan ovarium. Infeksi sendiri diakibatkan oleh bakteri yang bermigrasi ke saluran dari vagina atau leher rahim. Biasanya tubuh mampu melawan atau menolak migrasi bakteri tersebut, namun dalam hal ini bakteri tertentu melainkan menghindari pertahanan tubuh. Penyakit radang panggul sering ditandai dengan sakit perut bagian bawah, buang air kecil dan hubungan seksual yang menyakitkan. Bahkan efek jangka panjang radang panggul juga menyebabkan risiko infertilitas dan peningkatan kehamilan ektopik atau kehamilan tuba.
  • Endometritis adalah infeksi lapisan dalam rahim dapat terjadi bila bakteri berbahaya menyebar ke saluran reproduksi dari vagina. Orang yang memiliki bakteri vaginosis sangat rentan mendapatkan endometritis pasca aborsi atau kelahiran. Gejala endometritis dapat meliputi pendarahan vagina abnormal atau discharge, demam dan nyeri pelvis. Tahukah anda? pada kasus endometritis yang serius juga dapat menyebabkan risiko infertilitas, pembentukan abses di rahim atau syok septik.
  • Korioamnionitis yakni infeksi chorion dan membran amnion (selaput yang membentuk kantung amnion) serta cairan ketuban (cairan yang mengelilingi janin)

Itulah ulasan mengenai sejumlah komplikasi bakteri dalam vagina. Semoga informasinya bermanfaat.. Salam sehat, by cara mengobati epilepsi

Komplikasi Bakteri Dalam Vagina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.