Nutrisi Makanan Peningkat Sel Darah Merah

By | March 13, 2017

Nutrisi Makanan Peningkat Sel Darah Merah,- Bagi penderita anemia bukan berarti harus meninggalkan diet sehat mereka. Namun pada pasien dengan anemia, sangat penting dalam memasukan makanan yang kaya akan vitamin B12, asam folat dan vitamin C dalam diet mereka. Terutama asupan makanan kaya zat besi menjadi makanan utama bagi penderita anemia untuk memproduksi hemoglobin dan sel darah merah.

Nutrisi Makanan Peningkat Sel Darah Merah Bagi Penderita Anemia

Nutrisi Makanan Peningkat Sel Darah Merah

Makanan kaya zat besi untuk penyakit anemia

Zat besi sangat diperlukan untuk memproduksi hemoglobin, molekul dalam darah yang membawa oksigen. Besi yang di serap makanan yang kita makan oleh sel² yang melapisi saluran pencernaan. Diet tanpa protein hewani dapat berkontribusi untuk kadar zat besi rendah. Besi disimpan dalam hati, di mana ia dilepaskan yang diperlukan untuk membuat sel-sel darah merah baru dalam sumsum tulang.

Makanan kaya zat besi termasuk tomat, kelapa kering tanpa gula, parsley segar, bayam (dimasak), kubis, almond, aprikot, daging sapi dan hati ayam, tiram, kerang, kerang, buah-buahan termasuk jeruk, kiwi, jambu, stroberi dan masih banyak lainnya. Sedangkan disamping itu, sebaiknya hindari makanan yang memblokir penyerapan zat besi, termasuk makanan kaya kalsium, produk susu seperti keju dan susu, minuman yang mengandung kafein, serta gluten (gandum).

Makanan yang mengandung vitamin yang dapat meningkatkan sel darah merah

  • Asam folat sangat penting untuk produksi sel darah merah baru dalam tubuh, dimana beberapa obat dapat mengganggu pemanfaatan asam folat dan menyebabkan anemia. Sumber asam folat termasuk lentil, kacang kering, polong, kubis brussel, pisang, bit, nanas, bayam, kacang hijau, tauge, buncis dan beras merah.
  • Vitamin B12 sangat dibutuhkan dalam membuat sel² darah merah baru dalam tubuh. Penggunaan jangka panjang obat² tertentu juga dapat menghambat dari penyerapan vitamin B12 dari makanan. Sumber dari makanan kaya vitamin B12 termasuk susu, sayuran berdaun hijau, daging, telur, dan ikan.
  • Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi terutama zat besi nonheme.  Sumber terbesar dari vitamin C, termasuk jeruk, kiwi, stroberi, paprika, kale, dan sawi. Meningkatkan penyerapan Vitamin C dapat menyebabkan ekskresi asam folat dari tubuh.

√ Bayam adalah sayuran berdaun yang sangat populer, dimana perannya mampu membantu dalam mencegah anemia. Bayam mengandung nutrisi kaya kalsium, Vitamin A, B9, E dan C, zat besi, serat dan beta karoten. Telah ditemukan bahwa setengah cangkir bayam rebus mengandung 3,2 mg besi, sehingga hal ini menyumbang sekitar 20 persen dari kebutuhan zat besi untuk tubuh wanita.

( Baca Juga : Ragam Buah dan Sayur Pencegah Asma )

√ Bit ini dikenal sangat efektif dalam memerangi anemia, dimana ia termasuk salah satu sayuran yang penuh kata akan akan zat besi. Sehingga hal ini dapat membantu dalam memperbaiki dan mengaktifkan kembali sel-sel darah merah. Setelah sel-sel darah merah diaktifkan, suplai oksigen ke seluruh bagian tubuh meningkat.

Tomat mengandung vitamin C yang merupakan bahan utama dengan senyawa lycopene. Kandungan vitamin C dalam tomat sangat membantu dalam mempermudah penyerapan zat besi. Tomat juga kaya akan beta karoten dan vitamin E yang bermanfaat dalam membantu sebagai pendingin alami dari rambut dan kulit.

√ Telur merupakan sumber yang kaya protein dan mengandung banyak antioksidan yang akan membantu dalam meningkatkan asupan vitamin dalam tubuh ketika Anda menderita anemia. Sebuah telur besar dikatakan mengandung 1 mg zat besi, sehingga jika dikonsumsi secara rutin atau setiap hari dapat membantu anda dalam melawan dari ancaman penyakit anemia.

√ Delima salah satu buah telah dikenal mengandung sumber yang kaya zat besi dan vitamin C. Sehingga hal ini dapat membantu dalam meningkatkan aliran darah dalam tubuh serta sangat efektif dalam membantu mengobati gejala yang terkait dengan anemia yakni seperti kelelahan atau lemah, pusing, bahkan kehilangan pendengaran.

√ Kacang kedelai telah dianggap sebagai kacang yang mengandung kadar besi yang sangat tinggi. Dimana ia juga mengandung asam fitrat yang dapat mencegah penyerapan zat  besi. Kedelai juga termasuk jenis kacang rendah lemak dan protein tinggi yang mampu dalam melawan anemia.

√ Madu sangat baik untuk kesehatan seluruh tubuh dengan terdapat sekitar 0,42 mg zat besi dalam 100 gram madu. Selain itu, madu juga mengandung tembaga dan magnesium yang akan membantu dalam meningkatkan hemoglobin dalam tubuh Anda.

Itulah sedikit ulasan mengenai beberapa Nutrisi Makanan Peningkat Sel Darah Merah, semoga informasinya bermanfaat..

Bagi Anda yang sedang mencari langkah pengobatan yang tepat untuk keluarga yang mengalami penyakit anemia, kami solusikan cukup konsumsiQNC JELLY GAMAT” produk kesehatan terbaru ASLI indonesia dengan kualitas 100% Alami, Aman Bebas Efek Samping serta telah dilengkapi dengan keamanan legalitas terdaftar di DEPKES P-IRT No : 109321601291-1229 dan bersertifikat 100% HALAL dari MUI.

Info Lebih Lengkap Klik >>> Obat Tradisional Anemia

Nutrisi Makanan Peningkat Sel Darah Merah

Salam Sehat, By Cara Mengobati Epilepsi

Nutrisi Makanan Peningkat Sel Darah Merah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *