Penyebab Utama Difteri

By | October 23, 2017

Penyebab Utama Difteri,- Difteri adalah penyakit menular dimana mikroorganisme bakteri yang dikenal dengan Corynebacterium diphtheriae. Beberapa strain bakteri ini menghasilkan toksin. Inilah yang akhirnya menyebabkan komplikasi difteri yang paling serius. Perlu kita ketahui, bakteri menghasilkan racun karena mereja sendiri terinfeksi oleh jenis virus tertentu yang disebut fag.

Ternyata Ini Bakteri Penyebab Utama Difteri (infeksi pada tenggorokan dan hidung)

Penyebab Utama Difteri

Corynebacterium diphtheriae adalah bakteri gram positif. Ada 3 biotipe bakteri yakni gravis, mitis dan intermedius. Mereka mampu menghasilkan difteri meskipun setiap biotipe bervariasi dalam tingkat keparahan penyakit yang dihasilkannya. Bakteri Corynebacterium diphtheriae menyebabkan penyakit dengan menyerang jaringan yang melapisi tenggorokan dan menghasilkan toksin difteri, zat yang menghancurkan jaringan dan menyebabkan perkembangan karakteristik pseudomembran yang patuh pada difteri pernafasan.

Toksin difteri yang diserap dan disebarluaskan melalui sistem darah dan limfatik ke organ lain yang jauh dari infeksi awal yang menyebabkan sekuele sistemik yang lebih parah (kondisi patologis akibat penyakit, cedera atau serangan lainnya pada tubuh). Pada difteri kulit biasanya disebabkan oleh organisme yang memproduksi nontoksin sehingga biasanya menyebabkan bentuk penyakit yang lebih ringan.

Difteri adalah infeksi saluran pernafasan bagian atas yang pada awalnya mengakibatkan sakit tenggorokan dan demam ringan, namun dapat berlanjut ke gejala serius lainnya jika tidak diobati. Hal ini juga dapat menginfeksi kulit saat lesi terkena bakteri. Cara penangkapan difteri seperti yang sudah kita ketahui bisa melalui kontak langsung atau tidak langsung.

Tanda dan gejala dari difteri sendiri bargantung pada strain bakteri yang terlibat dan lokasi tubuh yang terkena. Kasus pada difteri yang paling umum salah satunya infeksi saluran pernapasan bagian atas, dimana ia dengan memicu pseudomembrane abu-abu (sesuatu yang terlihat seperti membran) di atas lapisan hidung dan tenggorokan di sekitra area amandel. Pseudomembrane ini biasanya terlihat dengan warna kehijauan atau bahkan hitam jika terjadi pendarahan.

Tanda awal adanya infeksi difteri biasanya seseorang dapat mengalami demam, kelelahan, kelenjar bengkak atau pembengkakan jaringan lunak di leher, denyut jantung tinggi, hidung meler dan lainnya. Setelah gejala awal muncul, dalam waktu 12-24 jam jika bakteri bersifat toksik), pseudomembrane akan mulai terbentuk, yang menyebabkan sakit tenggorokan, kesulitan menelan atau disfagia, serta penyumbatan yang akhirnya memicu kesulitan dalam bernafas.

Jika selaput meluas ke laring, kondisi ini sangat besar menyebabkan pada suara serak dan batuk menggonggong. Selain itu membran juga bisa meluas ke bawah sistem pernapasan ke paru-paru. Tanpa kita sadari, mungkin penyakit difteri yakni penyakit menular biasa namun mereka dapat memicu risiko tinggi pada kesehatan. Dampak bahaya dari penyakit difteri terjadi jika toksin memasuki aliran darah dan merusak jaringan vital lainnya, mencakup ;

Miokarditis – kerusakan atau radang jantung, dimana kondisi ini dapat menyebabkan pada risiko tinggi pada gagal jantung dan semakin besar tingkat infeksi bakteri semakin tinggi toksisitas ke jantung. Miokarditis juga bisa menyebabkan kelainan yang hanya terlihat pada monitor jantung namun berpotensi tinggi menyebabkan kematian mendadak. Berikut telah disimpulkan masalah jantung yang terkait dengan difteri meliputi ;

  1. Perubahan terlihat pada monitor elektrokardiograf (EKG).
  2. Disosiasi atrioventrikular – ruang jantung berhenti berdetak bersama.
  3. Blok jantung lengkap – tidak ada pulsa listrik yang melintas di jantung.
  4. Aritmia ventrikel – pemukulan pada bilik bawah (ventrikel) tidak normal.
  5. Gagal jantung – jantung tidak mampu mempertahankan tekanan darah dan sirkulasi darah yang cukup.

Neuritis, dimana terjadi peradangan pada jaringan syaraf yang berkibat pada kerusakan saraf. Komplikasi ini relatif jarang dan biasanya ,muncul setelah infeksi pernafasan parah akibat difteri. Biasanya, kondisinya berkembang sebagai berikut:

  • Pada minggu ke 3 penyakit, bisa terjadi kelumpuhan langit-langit lunak.
  • Setelah minggu ke 5, kelumpuhan otot mata, tungkai, dan diafragma.
  • Pneumonia dan gagal napas dapat terjadi karena kelumpuhan diafragma.

Itulah ulasan mengenai informasi apa penyebab utama difteri? semoga artikelnya bermanfaat.. Salam sehat, By cara mengobati epilepsi


INGIN SEMBUH DARI PENYAKIT DIFTERI?

Qnc Jelly Gamat solusi terbaik, produk herbal ASLI indonesia telah teruji klinis kualitas, khasiat dan keamanannya. Baik dikonsumsi untuk semua kalangan, mampu mengobati luar dan dalam penyakit difteri SAMPAI TUNTAS secara Alami, Aman 100% TANPA EFEK SAMPING.

JANGAN LEWATKAN PROMOnya !! KIRIM BARANG DULU, DISKON BESAR, HARGA MURAH..

Cara Order Cepat Cukup SMSkan formatnya seperti ;

QEP-DF : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat Lengkap : No.HP/Tlp

Kirim Ke 081.2211.88261

Info lengkap, KLIK >>> Obat Herbal Difteri Untuk Anak Dan Dewasa


Penyebab Utama Difteri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *