Mengapa Suara Keras Pemicu Umum Penyakit Tinnitus?

By | September 6, 2017

Mengapa Suara Keras Pemicu Umum Penyakit Tinnitus?

Simak dan Pantau Terus Disini !!

Mengapa Suara Keras Pemicu Umum Penyakit Tinnitus?

Berbagai suara bising dapat kita dapatkan entah itu di lingkungan tempat kerja, rumah, jalan, sekolah atau aktivitas tertentu lainnya. Penting untuk mengidentifikasi kebisingan mana yang dapat merusak pendengaran dan bagaimana cara mengurangi resikonya.

Telinga terdiri dari tiga bagian, pertama telinga luar dimana ia adalah bagian telinga yang terlihat di sisi kepala yang disebut juga sebagai pinna dan saluran telinga yang masuk ke dalam kepala berkahir di gendang telinga. Bagian telinga ini menyalurkan getaran suara ke telinga dan masuk ke gendang telinga.

Kedua adalah telinga tengah, dimana ia terdiri dari gendang telinga dan tiga tulang terkecil di tubuh manusia yang disebut sebagai palu atau malleus, yang dipegang di udara yang terisi penuh di kepala. Telinga tengah sendiri berperan dengan membantu meningkatkan getaran pada gendang telinga menjadi getaran kuat yang bisa dideteksi dengan lebih baik oleh telinga bagian dalam. Refleks stapedial menyebabkan salah satu ligamen di telinga tengah menjadi tegang yang membantu mengurangi intensitas suara yang sangat keras.

Ketiga adalah telinga bagian dalam yang disebut juga cochlea. Ini adalah struktur spiral penuh cairan yang didorong oleh telinga tengah. Getaran yang dikirim ke sana berubah menjadi sinyal listrik oleh sel khusus yang disebut sel rambut . Sinyal listrik ini kemudian dikirim sepanjang saraf koklea ke otak. Salah satu fungsi sel rambut adalah untuk memperkuat suara yang tenang. Mereka juga mencoba memoderasi sinyal yang dihasilkan oleh suara keras. Namun, jika suara sangat keras, sel-sel rambut ini bisa terbebani dan bisa berakhir dengan kerusakan permanen. Ini bisa jadi dengan satu suara keras atau dengan paparan berulang terhadap suara keras.

Ketiga bagian tersebut memungkinkan telinga untuk bisa mendengar berbagai nada suara dan rentang suara atau kenyaringan yang sangat luas. Namun saat suara semakin keras, terdapat beberapa resiko yang dapat merusak telinga kita.

Paparan suara keras yang berkepanjangan bisa menimbulkan konsekuensi yang sangat besar bagi telinga kita. Paparan terhadap suara keras dapat merusak sel-sel rambut di koklea Anda, mengakibatkan gangguan pendengaran pada frekuensi tertentu.  Ada juga bukti bahwa paparan kebisingan dapat merusak serabut saraf yang keluar dari koklea ke otak, dan kerusakan ini tidak selalu muncul dalam tes pendengaran seperti audiogram.  Dampak gangguan pendengaran salah satu risiko lain akibat dari paparan suara keras lainnya yakni dengungan di telinga yang sering kita sebut sebagai tinnitus.

Cegah Kebiasaan Ini dan Berikut Alasan Mengapa Suara Keras Pemicu Umum Penyakit Tinnitus?

Mengapa Suara Keras Pemicu Umum Penyakit Tinnitus?

Terkadang tinnitus hilang setelah beberapa menit atau beberapa jam setelah terpapar suara keras. Namun, kadang-kadang bisa bertahan selama berminggu-minggu, bertahun-tahun, atau bahkan tanpa batas waktu, terutama jika Anda memiliki gangguan pendengaran yang disebabkan kebisingan. Untuk menghindari kerusakan tersebut, langkah sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh paparan suara keras.

Paparan suara keras yang sangat umum terjadi akibat dari kebiasaan yang kita abaikan resikonya yakni sering mendengar musik, menonton konser, nonton televisi, bermain game dan sebagainya dengan volume yang terlalu keras. Mengurangi kebiasaan tersebut secara efektif dapat mengurangi besar kemungkinan risiko dari gangguan pendengaran seperti tinnitus.

Baca Juga : Faktor Pemicu Tinnitus Kambuh

Tinnitus bisa kita temukan dengan adanya suara yang menjadi berdenging, bersiul, berkicau dan lainnya. Suara itu mungkin terdengar dari satu telinga atau keduanya, dari dalam kepala atau dari kejauhan. Mungkin konstan atau intermiten, mantap atau berdenyut. Hampir setiap orang memiliki tinnitus dalam waktu singkat setelah terkena paparan suara yang sangat keras. Kebanyakan tinnitus bersifat subjektif, yang artinya hanya anda yang bisa mendengar suara bising tersebut. Tapi terkadang juga itu objektif, yang artinya orang lain juga bisa mendengarnya.

(* Kumpulan Obat Alami Tinnitus

Ada beberapa orang yang dapat mendengar detak jantung mereka di dalam telinga, ini merupakan kondisi yang disebut sebagai pulsatile tinnitus dan biasanya sering terjadi pada orang tua, karena aliran darah cenderung lebih bergolak di arteri yang dindingnya telah menegang seiring bertambahnya usia. Pulsatile tinnitus juag lebih sering terlihat atau terdengar di malam hari saat kita berbaring di tempat tidur.

Penyakit tinnitus bukanlah kondisi yang bisa anda anggap sepele. Jika mereka dibiarkan atau tidak dalam perawatan dan pengobatan segera, sangat kemungkinan anda dalam risiko besar pada gangguan pendengaran permanen. Itulah sedikit ulasan mengenai Mengapa Suara Keras Pemicu Umum Penyakit Tinnitus?, Semoga informasinya bermanfaat..

Salam Sehat, By Cara Mengobati Epilepsi

Mengapa Suara Keras Pemicu Umum Penyakit Tinnitus?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *