Efek Zat Besi Berlebih Pada Penderita Thalasemia

By | April 26, 2018

Ungkap Disini Efek Zat Besi Berlebih Pada Penderita Thalasemia Penting Anda Ketahui Sekarang !! Apa Sajakah Itu??

Thalasemia merupakan kondisi kelainan darah yang ditandai oleh penurunan kadar hemoglobin fungsional. Ketika kadar hemoglobin seseorang rendah, hal ini bisa menunjukan adanya kondisi atau penyakit tertentu salah satunya adalah thalasemia.

Risiko Jantung, Hati & Kelenjar Endokrin Akibat Efek Zat Besi Berlebih Pada Penderita Thalasemia

Efek Zat Besi Berlebih Pada Penderita Thalasemia

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh dan mengembalikan karbondioksida dari jaringan tubuh ke paru-paru untuk dikeluarkan melalui pernapasan. Ketika struktur hemoglobin yang abnormal dapat mengganggu bentuk sel darah merah dan menghalangi fungsinya untuk bekerja melalui pembuluh darah seperti normal biasanya.

Seseorang yang terkena thalasemia sangat umum diatasi dengan menjalani transfusi darah. Bahkan ketika diobati, salah satu komplikasi berat dapat berkembang seperti mengalami penumpukan zat besi di dalam tubuh mereka yang berlebih karena bisa hasil dari transfusi darah yang berulang.

Berbagai dampak dari kelebih zat besi pada thalasemia dapat berpotensi menyebabkan berbagai gejala yang mempengaruhi berbagai sistem tubuh seperti kerusakan jaringan dan gangguan fungsi organ yang terkena diantaranya termasuk jantung, hati dan kelenjar endokrin.

Bahaya kelebihan zat besi pada jantung dapat menyebabkan irama jantung abnormal, peradangan selaput (perikardium) yang melapisi jantung (perikarditis), dan pembesaran jantung dan penyakit otot jantung (cardiomyopathy membesar). Keterlibatan jantung akhirnya dapat berkembang menjadi komplikasi yang mengancam jiwa seperti gagal jantung.

Sedangkan bahaya pengaruh kelebihan zat besi pada hati dapat berkontribusi menyebabkan jaringan parut dan peradangan hati (sirosis) dan tekanan darah tinggi dari vena utama hati (hipertensi portal). Dan bahaya pengaruh kelebihan zat besi pada kelenjar endokrin, dimana ia sangat sensitif terhadap kelebihan zat besi. Hal ini akhirnya dapat menyebabkan pubertas tertunda dan pertumbuhan terbatas. Kemudian, mungkin ada risiko lebih tinggi terkena diabetes dan kelenjar tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif.

Itulah sedikit informasi mengenai Efek Zat Besi Berlebih Pada Penderita Thalasemia Jika Dibiarkan. Semoga artikelnya bermanfaat, salam sehat By Cara Mengobati Epilepsi

Simak artikel terkait lainnya ;

Efek Zat Besi Berlebih Pada Penderita Thalasemia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.